Renungan Pagi – 25 Januari 2026
“Taat Lebih Dulu, Damai Menyusul”
📖 Amsal 3:5–6
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Pendahuluan
Tidak sedikit orang ingin hidup tenang, berhasil, dan diberkati, tetapi enggan taat. Kita sering berdoa meminta damai, namun menunda ketaatan. Kita berharap Tuhan meluruskan jalan, tetapi masih ingin memegang kendali penuh atas hidup sendiri. Firman Tuhan pagi ini menegur dengan lembut: akar dari damai sejahtera adalah kepercayaan penuh kepada Tuhan.
Makna Firman
Percaya kepada Tuhan dengan segenap hati berarti menyerahkan logika, rencana, masa depan, dan rasa takut kepada-Nya. Tuhan tidak melarang kita berpikir, tetapi Ia melarang kita bersandar sepenuhnya pada pengertian sendiri. Pengertian manusia terbatas oleh waktu dan emosi, sedangkan Tuhan melihat keseluruhan hidup kita dari awal sampai akhir.
Ketaatan sering kali menuntut pengorbanan:
-
menunda keinginan pribadi,
-
menerima proses yang lambat,
-
tetap setia meski tidak diapresiasi,
-
memilih benar walau sendirian.
Namun ketaatan tidak pernah sia-sia. Janji Tuhan jelas: Ia akan meluruskan jalanmu. Bukan berarti tanpa masalah, tetapi arah hidup kita tidak akan melenceng dari kehendak-Nya.
Aplikasi Hidup
Hari ini mungkin kamu sedang:
-
lelah dalam pelayanan,
-
kecewa dalam studi atau pekerjaan,
-
bingung menentukan langkah ke depan,
-
merasa sudah taat tapi belum melihat hasil.
Firman Tuhan menguatkan: hasil adalah urusan Tuhan, ketaatan adalah bagian kita. Damai sejati bukan datang ketika semua jelas, melainkan ketika kita tetap melangkah bersama Tuhan meski belum mengerti segalanya.
Yesus sendiri memberi teladan ketaatan sempurna:
📖 “Bukan kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” (Lukas 22:42)
Dari ketaatan itulah keselamatan datang bagi dunia.
Renungan Pribadi
Tanyakan pada diri sendiri pagi ini:
-
Apakah aku benar-benar mempercayai Tuhan, atau hanya percaya saat keadaan sesuai harapanku?
-
Bagian hidup mana yang masih ingin aku kendalikan sendiri?
-
Apakah aku menuntut damai tanpa mau taat?
Doa
Tuhan Yesus, aku mengakui sering kali aku lebih percaya pada pikiranku sendiri daripada kehendak-Mu. Ampuni aku. Ajari aku untuk taat, bukan karena terpaksa, tetapi karena percaya. Pimpin langkahku hari ini, dan berikan damai yang hanya berasal dari-Mu. Amin.
Penutup
Jangan takut taat. Tuhan tidak pernah menyesatkan orang yang menyerahkan hidupnya kepada-Nya. Jika hari ini kamu memilih taat, mungkin kamu belum langsung melihat hasilnya, tetapi kamu sedang berjalan di jalur yang benar.
✨ Ketaatan hari ini adalah damai di hari esok.
Tuhan Yesus memberkati pagimu dan seluruh aktivitasmu hari ini 🙏


Posting Komentar