SEJARAH KITAB KELUARAN

 


SEJARAH KITAB KELUARAN

1. Nama dan Arti Kitab Keluaran

a. Dalam Bahasa Indonesia:

“Keluaran” berarti keluar, kelepasan, atau pembebasan, mengacu pada peristiwa besar ketika Tuhan membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir.

b. Dalam Bahasa Ibrani:

Nama kitab ini adalah שְׁמוֹת (Shemot) yang berarti “Nama-nama”, karena dimulai dengan daftar nama anak-anak Israel yang pergi ke Mesir.

c. Dalam Bahasa Yunani Septuaginta (LXX):

Disebut Exodos — yang artinya keluar, jalan keluar, atau pembebasan.


2. Penulis Kitab Keluaran

Tradisi Yahudi dan Kristiani mengajarkan bahwa Musa adalah penulis kitab ini, bersama dengan seluruh Taurat (Pentateukh):

  • Kejadian

  • Keluaran

  • Imamat

  • Bilangan

  • Ulangan

Banyak bagian dalam kitab ini menunjukkan pengetahuan langsung dari seseorang yang mengalami peristiwa tersebut, termasuk detail budaya Mesir kuno, padang gurun, hukum, dan perjumpaan langsung Musa dengan Tuhan.


3. Waktu Penulisan

Diperkirakan Kitab Keluaran ditulis sekitar:

1450–1400 SM (pandangan tradisional)

→ Jika eksodus terjadi sekitar 1446 SM (berdasarkan 1 Raja-raja 6:1).

Atau sekitar 1250–1200 SM (pandangan arkeolog modern)

→ Dikaitkan dengan zaman Ramses II (karena disebut “Raamses” dalam Kel. 1:11).

Kedua pandangan memiliki argumen masing-masing, namun yang terpenting: kitab ini merekam peristiwa nyata pembebasan Israel oleh Tuhan.


4. Isi Sejarah Kitab Keluaran

Kitab Keluaran merupakan lanjutan langsung dari Kejadian, yang berakhir dengan Yusuf dan keturunannya tinggal di Mesir.

Garis besar sejarah dalam Kitab Keluaran:


A. Perbudakan Israel di Mesir (Kel. 1)

Setelah Yusuf mati, raja Mesir baru bangkit yang:

  • tidak mengenal Yusuf,

  • menganggap Israel ancaman,

  • memperbudak mereka secara kejam.

Ini menunjukkan bagaimana sebuah keluarga kecil (keturunan Yakub) berkembang menjadi bangsa besar.


B. Kelahiran Musa dan Panggilan Ilahi (Kel. 2–4)

Musa dilahirkan pada masa pembunuhan bayi-bayi Ibrani. Ia:

  • diselamatkan oleh putri Firaun,

  • dibesarkan di istana,

  • melarikan diri ke Midian,

  • dipanggil Tuhan melalui semak yang menyala untuk membebaskan Israel.


C. Sepuluh Tulah Melawan Mesir (Kel. 5–12)

Tulah-tulah merupakan:

  • demonstrasi kuasa Allah Yehovah atas semua “ilah Mesir”,

  • hukuman bagi penindasan Mesir,

  • sarana membebaskan umat Tuhan.

Tulah ke-10 (kematian anak sulung) membawa pada Paskah pertama — lambang penebusan melalui darah.


D. Keluar dari Mesir – Peristiwa Eksodus (Kel. 12–15)

Inilah pusat sejarah kitab:

  • Tuhan membelah Laut Merah,

  • Israel keluar dari perbudakan,

  • pasukan Mesir ditenggelamkan.

Ini adalah momen yang diingat Israel sepanjang sejarah sebagai bukti terbesar karya Tuhan sebelum kedatangan Kristus.


E. Perjalanan di Padang Gurun (Kel. 15–18)

Umat Israel mengalami:

  • keluhan dan ketidakpercayaan,

  • namun Tuhan tetap memelihara melalui manna, air, dan perlindungan,

  • penataan masyarakat melalui Yitro (mertua Musa).


F. Perjanjian di Gunung Sinai (Kel. 19–24)

Inilah bagian teologis terpenting:

  • Tuhan menampakkan diri di gunung,

  • memberikan 10 Hukum (Dektalog),

  • memberikan hukum-hukum sosial, moral, dan ibadah,

  • mengadakan perjanjian dengan Israel sebagai umat pilihan-Nya.


G. Perintah Pembuatan Kemah Suci (Tabernakel) (Kel. 25–31)

Tabernakel adalah simbol:

  • kehadiran Tuhan,

  • penyembahan,

  • pengampunan dosa melalui korban,

  • pusat ibadah Israel.


H. Dosa Anak Lembu Emas (Kel. 32–34)

Umat memberontak dengan menyembah patung. Tuhan hampir memusnahkan mereka, tetapi:

  • Musa menjadi pengantara,

  • Tuhan menunjukkan kasih karunia-Nya,

  • perjanjian diperbarui.


I. Pembangunan Kemah Suci (Kel. 35–40)

Israel akhirnya membangun Kemah Suci persis seperti perintah Tuhan.
Kitab Keluaran ditutup dengan:

Kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci.
Ini menegaskan Tuhan tinggal di tengah umat-Nya.


5. Tema-Tema Besar Kitab Keluaran

1. Pembebasan (Deliverance)

Tuhan membebaskan umat-Nya dari:

  • perbudakan fisik,

  • kuasa musuh,

  • tekanan,

  • kelaparan dan kesengsaraan.

Ini adalah gambaran keselamatan dalam Kristus.


2. Perjanjian dan Hukum Tuhan

Allah memberikan:

  • identitas baru,

  • hukum moral,

  • tata hidup sebagai bangsa kudus.


3. Hadirnya Tuhan di Tengah Umat

Melalui:

  • tiang awan,

  • tiang api,

  • Tabernakel,

  • pemimpin yang Tuhan pilih.


4. Kesetiaan Tuhan meskipun umat sering tidak setia

Keluaran menunjukkan:

  • umat cepat bersungut-sungut,

  • cepat jatuh dalam dosa,

  • tetapi Tuhan penuh kasih setia.


6. Arti Penting Kitab Keluaran bagi Orang Kristen

1. Gambaran keselamatan melalui Kristus

Peristiwa Paskah melambangkan:

  • darah Anak Domba,

  • pembebasan dari dosa,

  • permulaan hidup baru.

2. Gambaran perjalanan hidup rohani

Dari:

  • Mesir → perbudakan dosa

  • Laut Merah → baptisan

  • Padang gurun → perjalanan iman

  • Sinai → pertumbuhan rohani dan ketaatan

  • Tabernakel → penyembahan dan hadirat Tuhan

3. Penegasan bahwa Tuhan adalah Penyelamat yang hidup

Ia masih:

  • menuntun,

  • membuka jalan,

  • memerdekakan,

  • menolong,

  • menyertai umat-Nya.


7. Kesimpulan

Kitab Keluaran adalah kisah besar tentang:

  • pembebasan,

  • pemeliharaan,

  • perjanjian,

  • penyembahan,

  • dan hadirat Tuhan.

Ini bukan hanya sejarah, tetapi fondasi identitas umat Tuhan, dan gambaran jelas tentang keselamatan melalui Yesus Kristus — Anak Domba Paskah yang sempurna.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama